Numfino

Kalkulator Dana Darurat

Dana darurat adalah bantalan bila kehilangan penghasilan atau ada pengeluaran mendadak. Hitung targetnya dan berapa bulan lagi Anda mencapainya.

IDR
IDR
IDR
Target dana daruratRp 36.000.000
Target dana daruratRp 36.000.000
Waktu mencapai target18 bulan (1 tahun 6 bulan)
Masih harus ditabung
Rp 26.000.000
Bulan yang tercukupi saat ini
1,6667
Minimal 3 bulan
Rp 18.000.000
  • Tabungan saat iniRp 10.000.00027,8%
  • Masih harus ditabungRp 26.000.00072,2%

Cara memakai kalkulator ini

  1. Isi Pengeluaran wajib bulanan hanya dengan pengeluaran wajib: sewa atau cicilan rumah, makan, listrik, transportasi, cicilan utang, asuransi.
  2. Pilih Lama cakupan (bulan). Umumnya 3 sampai 6 bulan, dan lebih panjang untuk pekerja lepas atau pemilik usaha.
  3. Isi Tabungan saat ini dengan dana darurat yang sudah terpisah.
  4. Isi Bisa ditabung per bulan dengan jumlah yang realistis Anda sisihkan setiap bulan.

Apa saja yang masuk ke target

Target dana darurat dihitung dari pengeluaran wajib, bukan seluruh gaji. Jajan, hiburan, dan belanja yang bisa ditunda dihentikan sementara saat darurat, jadi tidak perlu dihitung. Yang perlu dihitung adalah apa yang tetap harus dibayar setiap bulan walau penghasilan hilang.

Target = Pengeluaran wajib × Jumlah bulan;  Kekurangan = Target − Dana sekarang;  Bulan menabung = Kekurangan / Tabungan bulanan (dibulatkan ke atas)
  • Pengeluaran wajib = kebutuhan yang tetap dibayar tiap bulan
  • Jumlah bulan = lama Anda ingin bertahan tanpa penghasilan
  • Dana sekarang = dana darurat yang sudah terpisah dari tabungan lain
  • Tabungan bulanan = jumlah yang Anda setor rutin

Kalikan pengeluaran wajib itu dengan jumlah bulan perlindungan yang Anda pilih. Lama menabung dihitung dari selisih target dan dana yang sudah ada, dibagi tabungan bulanan, lalu dibulatkan ke atas.

Contoh: pengeluaran wajib Rp6 juta per bulan

Misalnya pengeluaran wajib Anda Rp6.000.000 per bulan dan Anda ingin perlindungan 6 bulan. Target dana darurat adalah Rp36.000.000. Anda sudah punya Rp10.000.000, jadi masih kurang Rp26.000.000. Saat ini dana Anda hanya menutup 1,67 bulan.

Dengan menabung Rp1.500.000 per bulan, target tercapai dalam 18 bulan. Sebagai tahap pertama, batas minimum 3 bulan adalah Rp18.000.000, yang bisa dicapai jauh lebih cepat dan sudah memberi rasa aman.

Jangan lupa memasukkan cicilan utang dan premi asuransi ke pengeluaran wajib. Banyak orang hanya menghitung makan dan sewa, padahal cicilan tetap jatuh tempo walau penghasilan hilang. Lebih baik target sedikit tinggi daripada kurang saat benar-benar dibutuhkan.

Memilih jumlah bulan

Tidak ada angka sakral. Pegawai tetap dengan satu penghasilan dan tanggungan sedikit mungkin cukup dengan 3 sampai 6 bulan. Pekerja lepas, pemilik usaha, atau keluarga dengan banyak tanggungan sering memilih 9 sampai 12 bulan karena penghasilan tidak stabil.

Bila Anda memilih 12 bulan pada contoh di atas, target naik menjadi Rp72.000.000 dan butuh 42 bulan dengan setoran yang sama. Pertimbangkan dua tahap: capai 3 bulan dulu, lalu lanjutkan ke target penuh.

Membangunnya lebih cepat dan menyimpannya dengan aman

Otomatiskan transfer di tanggal gajian, dan masukkan bonus atau THR sebagian ke dana ini. Pisahkan rekeningnya agar tidak bercampur dengan uang belanja. Dana darurat harus mudah dicairkan dan nilainya stabil, jadi pilih tabungan atau instrumen likuid berisiko rendah, bukan saham.

Bila masih punya utang berbunga tinggi, seperti kartu kredit, seimbangkan: bangun dana darurat kecil lebih dulu, lalu fokus melunasi utang dengan kalkulator pelunasan kartu kredit. Pantau pengeluaran bulanan dengan kalkulator anggaran.

Gunakan dana darurat hanya untuk keadaan yang benar-benar mendesak dan tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, biaya medis, atau perbaikan penting. Liburan atau diskon besar bukan keadaan darurat. Setelah terpakai, prioritaskan mengisinya kembali sebelum menambah pengeluaran lain.

Batasan kalkulator

Kalkulator mengasumsikan pengeluaran wajib tetap dan tidak memasukkan bunga tabungan atau inflasi. Ia juga tidak menghitung kejadian besar seperti biaya rumah sakit yang tidak ditanggung asuransi, sehingga asuransi kesehatan tetap penting.

Hasilnya perkiraan awal. Sesuaikan dengan situasi keluarga Anda dan tinjau tiap tahun.

Pecah target menjadi tonggak kecil agar tetap bersemangat, misalnya satu bulan, tiga bulan, lalu enam bulan pengeluaran. Setiap tonggak yang tercapai mengurangi tekanan finansial Anda secara nyata.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa besar dana darurat yang ideal?

Umumnya 3 sampai 6 bulan pengeluaran wajib. Pekerja lepas atau yang berpenghasilan tidak tetap sering memilih lebih banyak.

Apakah dana darurat dihitung dari gaji atau pengeluaran?

Dari pengeluaran wajib bulanan, karena itulah yang harus tetap dibayar saat penghasilan hilang.

Di mana sebaiknya menyimpan dana darurat?

Di tempat yang mudah dicairkan dan nilainya stabil, seperti tabungan atau instrumen likuid berisiko rendah, dan terpisah dari rekening harian.

Apakah dana darurat harus lunas dulu sebelum investasi?

Tidak harus sepenuhnya, tetapi sebaiknya punya dasar minimal sekitar 3 bulan sebelum mengambil risiko investasi yang besar.

Sumber dan bacaan lanjutan

Terakhir ditinjau 10 Oktober 2026 · Cara kami menghitung