Cara memakai kalkulator ini
- Isi Jumlah pinjaman yang ingin Anda ajukan.
- Masukkan Suku bunga per tahun dan Jangka waktu dalam bulan.
- Jika ada biaya provisi, isi Biaya di muka sebagai persen dari pinjaman.
- Baca Cicilan per bulan dan Total bunga, lalu cek tabel per tahun untuk melihat sisa saldo.
Cara menghitung cicilan pinjaman
Kalkulator ini memakai bunga menurun (anuitas): angsuran tiap bulan sama besar, tetapi bunga dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang. Bagian bunga besar di awal dan mengecil di akhir, sedangkan bagian pokok sebaliknya.
M = P · r(1 + r)^n / ((1 + r)^n − 1)- M = cicilan per bulan
- P = jumlah pinjaman
- r = bunga per bulan (bunga tahunan ÷ 12 ÷ 100)
- n = jumlah bulan tenor
Ini berbeda dari bunga flat, yang menghitung bunga dari pokok awal sepanjang tenor. Untuk bunga nominal yang sama, bunga flat menghasilkan cicilan lebih tinggi dan bunga efektif yang jauh lebih besar.
Contoh: pinjaman Rp50 juta, 36 bulan
Dengan bunga 12% per tahun menurun dan tenor 36 bulan, cicilan sebesar Rp1.660.715 per bulan. Total yang dibayar Rp59.785.758, berarti total bunga sekitar Rp9.785.758.
Jika tenor dipersingkat menjadi 24 bulan, cicilan naik menjadi Rp2.353.674 tetapi total bunga turun menjadi sekitar Rp6.488.167. Selisih sekitar Rp3,3 juta itulah harga dari tenor yang lebih panjang.
Biaya provisi dan bunga efektif
Biaya provisi biasanya dipotong dari dana yang Anda terima, tetapi cicilan tetap dihitung dari pinjaman penuh. Dengan provisi 2% pada contoh di atas (Rp1.000.000), cicilan tidak berubah, namun bunga efektif naik dari 12% menjadi sekitar 13,41% per tahun karena Anda hanya menerima Rp49 juta.
Itu sebabnya dua penawaran dengan bunga nominal sama bisa berbeda biaya. Bandingkan bunga efektif, bukan hanya angka bunga yang dipromosikan.
Cara memakai hasilnya untuk memutuskan
Pastikan cicilan tidak menekan arus kas bulanan. Cek rasio cicilan terhadap penghasilan dengan kalkulator rasio utang terhadap pendapatan. Untuk pinjaman yang sudah berjalan, lihat berapa bunga yang bisa dihemat dengan kalkulator pelunasan dipercepat.
Bandingkan juga total pembayaran antar tenor, bukan hanya cicilan terkecil. Cicilan paling ringan hampir selalu berarti bunga total paling besar.
Cara menghemat bunga
- Pilih tenor sependek yang masih nyaman di anggaran.
- Bandingkan bunga efektif, bukan hanya bunga nominal atau bunga flat.
- Tanyakan biaya provisi, administrasi, asuransi, dan penalti pelunasan sebelum tanda tangan.
- Lunasi lebih cepat bila ada rezeki tambahan, terutama jika bunganya tinggi.
- Hindari pinjaman baru untuk menutup cicilan lama kecuali bunganya benar-benar lebih rendah.
Asumsi dan batasan
Kalkulator mengasumsikan bunga tetap, pembayaran tepat waktu tiap bulan, dan bunga menurun. Tidak termasuk denda keterlambatan, asuransi jiwa atau kredit, biaya administrasi, bunga floating yang berubah, maupun pajak.
Produk seperti paylater, pinjaman online, atau kredit tanpa agunan bisa memakai perhitungan bunga harian atau flat. Baca ringkasan biaya dan perjanjian dari penyedia, dan pastikan penyedia terdaftar serta diawasi OJK.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa cicilan pinjaman Rp50 juta selama 36 bulan?
Dengan bunga 12% per tahun menurun, cicilannya sekitar Rp1,66 juta per bulan. Total bunga sekitar Rp9,79 juta.
Apa beda bunga flat dan bunga efektif?
Bunga flat dihitung dari pokok awal selama tenor, sedangkan bunga efektif (menurun) dihitung dari sisa pokok. Bunga flat yang sama angkanya biasanya jauh lebih mahal.
Apakah kalkulator ini cocok untuk kredit tanpa agunan?
Ya, selama produknya memakai angsuran tetap dengan bunga menurun. Jika penyedia memakai bunga flat atau harian, hasilnya akan berbeda dan Anda perlu menanyakan simulasi resminya.
Mengapa bunga efektif lebih tinggi dari bunga nominal?
Karena biaya di muka mengurangi dana yang benar-benar Anda terima, sementara cicilan tetap dihitung dari pinjaman penuh.
Apakah lebih baik tenor panjang atau pendek?
Tenor panjang meringankan cicilan tetapi menambah total bunga. Pilih tenor terpendek yang cicilannya masih aman untuk arus kas Anda.