Cara memakai kalkulator ini
- Isi Total sewa bulanan yang harus dibayar bersama.
- Isi penghasilan tiap orang di Penghasilan orang 1 sampai 4. Biarkan 0 bila orangnya tidak ada.
- Baca Bagi rata per orang dan bagian proporsional sesuai penghasilan.
- Periksa persentase sewa terhadap total penghasilan.
Dua cara membagi sewa
Bagi rata sederhana: total sewa dibagi jumlah orang. Cara ini mudah, tetapi bisa terasa tidak adil bila penghasilan berbeda jauh. Pembagian proporsional menghitung bagian tiap orang berdasarkan porsi penghasilannya dari total penghasilan bersama.
Bagian seseorang = sewa · penghasilannya ÷ total penghasilan- sewa = total sewa bulanan
- penghasilannya = penghasilan bulanan orang itu
- total penghasilan = jumlah penghasilan semua yang ikut patungan
Tidak ada cara yang selalu benar. Yang penting semua pihak sepakat sebelum menandatangani kontrak.
Contoh: sewa Rp6 juta, dua penghasilan
Sewa kontrakan Rp6.000.000 dengan penghasilan Rp8.000.000 dan Rp6.000.000. Bagi rata: Rp3.000.000 per orang. Sewa memakan 42,86% dari penghasilan gabungan, tergolong berat.
Secara proporsional, orang pertama menanggung sekitar 57% (Rp3.428.571) dan orang kedua 43% (Rp2.571.429). Jika ada orang ketiga berpenghasilan Rp4.000.000, bagi rata menjadi Rp2.000.000 per orang dan beban sewa turun menjadi 33,33% dari penghasilan gabungan.
Apakah sewanya terjangkau
Banyak orang memakai patokan bahwa biaya tempat tinggal sebaiknya tidak lebih dari sepertiga penghasilan. Itu hanya pedoman kasar, bukan aturan, sebab kebutuhan dan biaya hidup tiap kota berbeda.
Untuk melihat gambaran total pengeluaran, susun anggaran bulanan, dan bila mempertimbangkan membeli, bandingkan dengan kalkulator sewa atau beli.
Hal yang perlu disepakati selain angka
- Siapa yang menempati kamar lebih besar, dan apakah itu memengaruhi pembagian.
- Siapa yang menanggung listrik, air, internet, dan iuran lingkungan.
- Bagaimana jika salah satu keluar di tengah masa sewa atau kehilangan penghasilan.
- Siapa yang membayar uang jaminan dan bagaimana pengembaliannya.
Contoh kasus: pasangan yang baru tinggal bersama
Pasangan sering memilih bagi rata karena sederhana, tetapi bila selisih penghasilan besar, pihak berpenghasilan kecil menanggung beban yang lebih berat secara relatif. Dengan pembagian proporsional, kedua pihak menyisihkan porsi penghasilan yang sama untuk tempat tinggal.
Anda juga bisa memadukan keduanya: sewa dibagi proporsional, sedangkan biaya bersama lain seperti listrik dibagi rata. Yang terpenting adalah kesepakatan terbuka.
Tinjau pembagian setiap kali ada perubahan penghasilan, misalnya kenaikan gaji atau salah satu pihak berhenti bekerja.
Cara menghitung bagian dengan kamar berbeda
Jika kamar berbeda ukuran atau fasilitas, bagi sewa dengan bobot. Misalnya, kamar besar dengan kamar mandi dalam dibebani lebih dari kamar kecil. Tentukan bobot bersama, lalu hitung bagian tiap orang dari total sewa.
Tuliskan kesepakatan itu agar tidak muncul salah paham ketika penghuni berganti.
- Catat siapa membayar sewa ke pemilik dan kapan jatuh tempo.
- Tentukan tabungan bersama untuk perbaikan kecil.
- Sepakati aturan jika ada yang tinggal lebih sebentar.
- Tinjau pembagian tiap kali ada perubahan besar.
Asumsi dan batasan
Kalkulator hanya membagi uang sewa dan tidak memasukkan listrik, air, internet, atau jaminan. Penghasilan dianggap bersih per bulan. Kesepakatan tertulis di antara penyewa tetap disarankan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara membagi sewa kontrakan yang adil?
Bisa dibagi rata atau proporsional sesuai penghasilan. Pilih yang disepakati semua pihak.
Berapa persen penghasilan sebaiknya untuk sewa?
Banyak yang memakai patokan sepertiga penghasilan, tetapi ini pedoman kasar dan tergantung kebutuhan Anda.
Bagaimana kalau kamar tidak sama besar?
Anda bisa menyesuaikan, misalnya menambah porsi bagi penghuni kamar lebih besar atau memakai pembagian proporsional sebagai dasar.
Apakah bisa dipakai untuk pasangan?
Bisa. Isi dua penghasilan dan bandingkan hasil bagi rata dengan proporsional.
Apakah pembagian proporsional lebih adil?
Itu tergantung kesepakatan. Proporsional menyamakan beban relatif terhadap penghasilan, sedangkan bagi rata menyamakan beban nominal.
Bagaimana kalau salah satu tidak punya penghasilan tetap?
Gunakan perkiraan penghasilan rata-rata, atau sepakati porsi tetap, lalu tinjau berkala.
Apakah deposit sewa dibagi dengan cara sama?
Sebaiknya ya, sehingga pengembaliannya juga sesuai porsi masing-masing.