Cara memakai kalkulator ini
- Isi Gaji dan pilih Dibayar per: jam, hari, minggu, dua minggu, bulan, atau tahun.
- Isi Jam kerja per minggu dan Hari kerja per minggu sesuai jadwal kerja Anda.
- Isi Minggu dibayar per tahun. Pakai 52 untuk gaji penuh, atau kurangi bila ada minggu tanpa bayaran.
- Baca gaji tahunan, per jam, bulanan, dan mingguan, serta tabel perbandingan di bawah.
Cara upah dikonversi ke gaji
Kalkulator pertama-tama mengubah upah yang Anda masukkan menjadi gaji setahun, lalu membaginya ke satuan lain. Upah per jam dikali jam kerja per minggu dan jumlah minggu kerja. Gaji bulanan dikali 12.
Gaji tahunan = Upah per jam × Jam per minggu × Minggu bayaran; Upah per jam = Gaji tahunan / (Jam per minggu × Minggu bayaran); Gaji bulanan = Gaji tahunan / 12- Jam per minggu = jam kerja nyata dalam seminggu
- Minggu bayaran = jumlah minggu setahun Anda dibayar
- Gaji tahunan = total penghasilan sebelum atau sesudah potongan sesuai angka yang Anda isi
- Jam kerja resmi di banyak perusahaan sekitar 40 jam per minggu
Dari gaji setahun itu, nilai per jam diperoleh dengan membaginya dengan total jam kerja setahun. Cara ini membuat angka per jam sesuai dengan jadwal Anda yang sebenarnya, bukan angka tetap.
Contoh: gaji bulanan Rp8 juta
Misalnya gaji Anda Rp8.000.000 per bulan, bekerja 40 jam per minggu, 5 hari seminggu, selama 52 minggu. Gaji tahunannya Rp96.000.000, nilai satu jam kerja Rp46.154, dan gaji mingguan Rp1.846.154.
Cara ini berguna untuk menilai tawaran kerja lepas: bila klien menawar Rp30.000 per jam, Anda tahu itu jauh di bawah nilai jam kerja Anda saat ini.
Contoh lain: pekerja shift yang bekerja 6 hari per minggu bisa mengisi Days per week dengan 6 dan Hours per week dengan jam sebenarnya. Tabel perbandingan lalu menunjukkan nilai per hari dan per dua minggu, berguna untuk menghitung gaji yang dibayar dua mingguan atau harian.
Sebaliknya: dari upah per jam ke gaji bulanan
Sekarang pakai upah Rp50.000 per jam dengan 40 jam per minggu dan 52 minggu. Gaji tahunannya Rp104.000.000, atau sekitar Rp8.666.667 per bulan dan Rp2.000.000 per minggu.
Bila Anda bekerja paruh waktu 30 jam per minggu selama 48 minggu dalam setahun dengan upah yang sama, gaji tahunan turun menjadi Rp72.000.000 atau Rp6.000.000 per bulan. Perbedaan jam dan minggu inilah yang sering terlupa saat membandingkan tawaran.
Cara memakai hasil
Pakai nilai per jam untuk membandingkan pekerjaan dengan jam kerja berbeda, menetapkan tarif freelance, atau mengukur apakah lembur atau pekerjaan sampingan layak diambil. Bandingkan juga dengan biaya hidup memakai kalkulator anggaran.
Bila Anda ingin tahu apakah gaji cukup untuk cicilan, cek dengan kalkulator DTI, dan untuk rencana jangka panjang pakai kalkulator dana pensiun.
Saat membandingkan dua tawaran, ubah keduanya ke nilai per jam dengan jam kerja nyata, termasuk waktu perjalanan. Pekerjaan bergaji besar dengan jam sangat panjang bisa lebih rendah nilai per jamnya daripada pekerjaan bergaji lebih kecil dengan jam wajar.
Kesalahan umum
Kesalahan paling sering: memasukkan jam kerja yang terlalu rendah, tidak menghitung waktu perjalanan atau lembur tak berbayar, serta menganggap semua 52 minggu dibayar padahal pekerja lepas biasanya punya minggu kosong. Pekerja lepas juga perlu menyisihkan untuk pajak, iuran, dan hari tanpa pesanan.
Perhatikan pula apakah angka yang Anda isi gaji kotor atau bersih. Mencampur keduanya membuat perbandingan menjadi menyesatkan.
Gunakan pula angka gaji tahunan untuk negosiasi. Menyebut total tahunan, termasuk THR dan tunjangan, lebih kuat daripada hanya menyebut gaji bulanan, karena seluruh komponen penghasilan ikut terlihat.
Asumsi dan batasan
Kalkulator memakai perkalian sederhana. THR, bonus, tunjangan, lembur, pajak penghasilan, dan iuran BPJS tidak dihitung kecuali Anda memasukkannya ke angka pay. Banyak perusahaan juga memakai rumus internal untuk upah per jam.
Untuk ketentuan lembur atau kontrak, rujuk ke peraturan ketenagakerjaan yang berlaku dan kontrak kerja Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana mengubah gaji bulanan menjadi upah per jam?
Kalikan gaji bulanan dengan 12, lalu bagi dengan jam kerja setahun, yaitu jam per minggu dikali jumlah minggu bayaran.
Berapa jam kerja per minggu yang dipakai?
Isi sesuai jadwal Anda. Standar umum sekitar 40 jam per minggu, tetapi pekerja paruh waktu atau shift berbeda.
Apakah THR sudah termasuk?
Tidak. Bila ingin menghitung THR, tambahkan ke gaji tahunan secara manual lalu baca ulang gaji bulanan rata-ratanya.
Mengapa jumlah minggu bayaran bisa kurang dari 52?
Untuk pekerja lepas atau kontrak yang punya minggu tanpa bayaran, misalnya cuti tidak dibayar atau waktu menunggu proyek.